1. Kekebalan yang diperantai sel:
yang berperan adalah sel limfosit T. (disebut juga kekebalanseluler)
Kekebalan humoral:
Melibatkan aktivasi limfosit B yang kan mensekresikan antibody

2. Jaringan yang rusak akan mengeluarkan senyawa histamin dan prostaglandin yang berperan dalam membesarkan kapiler darah dan meningkatkan permeabilitas kapiler darah. Peningkatan aliran darah lokal akan meningkatkan migrasi sel-sel fagositik dari darah ke dalam jaringan yang terluka. Keadaan tersebut akan menjadikan dareah di sekitar jaringan rusak membesar dan memerah.

3. Kekebalan (imunitas) terhadap suatu penyakit yang dimiliki tubuh
tanpa perlakuan dari luar ini dinamakan kekebalan alami/kekebalan pasif.

4. Kekebalan yang dibuat oleh tubuh dengan pemberian vaksin
dinamakan kekebalan buatan atau kekebalan aktif.

5. Kekebalan non spesifik merupakan system kekebalan tubuh yang tidak mengenal antigen yang spesifik. Antigen dari jenis apapun akan diserang tanpa pandang bulu dengan mekanisme yang sama. Kekebalan non spesifik melibatkan sel natural killer dan sel fagosit.

6. Kekebalan spesifik merupakan kekebalan tubuh yang mengenal antigen spesifik, mekanisme pertahanan ini melibatkan antibody yang spesifik terhadap antigen tertentu.

7. imunisasi adalah kekebalan tubuh yang diperoleh setelah melakukan vaksinasi.Vaksinasi adalah tindakan memasukan vaksin ke dalam tubuh organisme yang sehat agar tubuhmenjadi kebal terhadap penyakit tertentu karena membentuk antibody. Vaksin adalah bibit penyakit(bakteri atau virus) yang telah dilemahkan atau telah mati dan dilarutkan.

8. Pnyakit lpus merupakan kelainan dimana system kekebalan membangkitkan antibody terhadap semua jenis molekul sendiri. Penyakit lupus akan mengakibatkan antibody menyerang tubuh sendiri. Lupus ditandai dengan ruam kulit, demam, arthritis, dan kegagalan fungsi ginjal.

9. Dengan menyatukan/memfusikan sel penghasil antibody dengan sel kanker. Dengan penyatuan ini sel kanker akan menghasilkan antibody. Karena sel kanker memiliki pertumbuhan yang tak terbatas dan cepat, maka antibody dapat dihasilkan dalam jumlah banyak.

10. Dengan metode antibody monoclonal dapat memperoleh antibody dalam jumlah yang banyak karena dapat diproduksi secara masal.

Leave a Reply