Jawab:
– Pertama, dakwah secara sembunyi-sembunyi. Yakni dakwah dengan diam-diam kepada keluarganya, shahabat-shahabat terdekatnya [dengan menjadikan rumah Al-Arqam bin Abil Arqam (baitul Arqam) sebagai base camp atau pusat dakwah]
– Kedua, dengan terang-terangan. Setelah turun QS. Al-Hijr ayat 94 Rasulullah mulai melakukan dakwah secara terang-terangan. Menyampaikan dakwah secara luas kepada masyarakat kafir Quraisy

Leave a Reply