Tangan manusia memiliki banyak sekali kegunaan. Kegiatan yang apling sederhana sampai yang sulit dapat dilakukan menggunakan tangan. Mengambil barang, makan, minum, dan mandi merupakan kegiatan sederhana yang dilakukan dengan menggunakan tangan. Bahkan dari tangan pula dapat dihasilkan karya seni yang bernilai tinggi, seperti lukisan, ukiran, dan kerajinan lainnya. Pentingnya Mencuci Tangan Bagi Kesehatan
Peran tangan bagi kehidupan sangat penting. Berbagai aktivitas dapat dilakukan dengan tangan. Akan tetapi, tangan dapat menjadi media penularan berbagai penyakit. Hal ini karena kotoran, bakteri, dan virus dapat menempel di tangan setelah melakukan berbagai aktivitas. Kotoran bakteri, dan virus yang menempel di tangan tersebut masuk ke dalam tubuh melalui mulut tanpa disadari.

A. Alasan Mencuci Tangan

Tangan merupakan anggota badan yang sering digunakan untuk berkativitas. Tidak mengherankan jika anggota badan yang satu ini sering kontak langsung dengan permukaan benda atau hewan. Padahal tangan adalah organ yang sering berhubungan dengan hidung dan mulut. Melalui perantara tangan, kuman dapat masuk ke dalam tubuh melalui mulut dan hidung. Oleh karena itu, dalam keadaan tertentu seseorang menjadi wajib untuk mencuci tangan demi menjaga kesehatan.

1. Tangan Kotor

Tangan kotor akibata beragam aktivitas mendorong untuk segera mencuci tangan. Apabila kegiatan ini tidak segera dilakukan akan berakibat buruk, terutama pada kulit. Bakteri dan virus yang menempel akan merusak kulit tangan dan menjadi penyebab timbulnya berbagai penyakit. kegiatan yang dapat mengotori tangan memang tidak dapat dihindari.
Berbagai kegiatan tidak dapat dilakukan dengan baik jika tangan kotor. Bila kegiatan tetap dilakukan, tangan yang kotor akan membuat kotor apapun yang dipegang. Hal ini dapat berakibat buruk bagi diri sendiri maupun orang lain. Kegiatan yang membuat tangan menjadi kotor ada beberapa macam, antara lain berkebun, membersihkan kamar mandi atau WC, dan membuang sampah.
Kegiatan berkebun dapat membuat tangan kotor. Walaupun demikian, kegiatan ini harus dilakukan oleh para petani. Tangan kotor akibat mengolah tanah sudah menjadi hal biasa bagi mereka. Ini tidak menjadi masalah karena mereka dapat mencuci tangan selesai berkebun.
Membersihkan kamar mandi atau WC juga membuat tangan kotor. Kamar mandi atau WC juga merupakan sarang kuman. Kuman-kuman tersebut dapat berpindah ke tangan dan membuat tangan menjadi kotor. Setelah membersihkan kamar mandi, seseorang harus memperhatikan kebersihan tangannya karena kuman yang menempel di tangan tidak dapat dilihat dengan mata.
Sampah merupakan media bersarangnya kuman. Sampah-sampah anorganik maupun organik, seperti bekas makanan, minuman, sayur, dan buah yang membusuk menjadi sarang berbagai macam kuman. Oleh karena itu, setelah membuang sampah seseorang harus memperhatikan kebersihan tangannya. Berbagai kuman dalam sampah dapat berpindah ke tangan dan menyebabkan tangan kotor.

2. Menyentuh Alat-alat Tertentu

Westafel dapat ditemukan di laboratorium sekolah. Alat tersebut berguna untuk memudahkan siswa mencuci tangan. Di sekolah, siswa sering mengadakan kegiatan praktikum yang melibatkan bahan-bahan kimia dan alat laboratorium. Oleh karena itu, mencuci tangan sangat diperlukan setelah melakukan kegiatan ini. Dalam kegiatan praktikum, westafel juga berguna untuk mencuci alat laboratorium. Biasanya, alat tersebut dicuci sebelum dan selesai digunakan. Penggunanya pun harus mencuci tangan sebelum dan selesai praktikum.
Selain alat-alat laboratorium, penggunaan alat-alat kesehatan oleh petugas pun harus diperhatikan kebersihannya. Sebagai contoh, seorang dokter harus selalu mencuci tangan sebelum memeriksa atau menggunakan alat-alatnya. Tujuannya agar tangan dalam keadaan bersih saat memegang alat-alat tersebut. Alat-alat kesehatan juga perlu disterilkan sebelum digunakan. Sterilisasi dalam dunia medis yang umum adalah dengan menggunakan alkohol.

3. Selesai Memasak di Dapur

Memasak merupakan kegiatan yang dilakukan sehari-hari. Kegiatan yang biasa dilakukan di dapur ini membutuhkan beraneka ragam bahan. Sayuran, daging, buah-buahan, dan biji-bijian merupakan bahan-bahan yang sering dimasak. Bahan-bahan ini terkadang masih mengandung banyak kuman. Saat memasak seseorang juga harus berhubungan langsung dengan bahan-bahan yang dimasak. Kegiatan memotong sayuran, mengupas kulit, dan mencuci sayuran merupakan hal biasa dilakukan saat memasak. Perlu diperhatikan bahwa mencuci tangan saat memasak dilakukan sebelum dan setelah memasak.
Dapur juga berpotensi memindahkan kuman. Alat-alat masak yang disimpan dalam kondisi terbuka dan sisa makanan yang lengket di sekitar kompir dapat menjadi sarang kuman. Oleh sebab itu, mencuci tangan setelah memasak di dapur perlu dilakukan agar terbebas dari kuman.

4. Beribadah

Beribadah merupakan salah satu kegiatan mendekatkan diri kepada Tuhan. Ritual mencuci tangan juga digunakan dalam praktik keagamaan, misalnya Agama Islam mengajarkan wudhu sebelum shalat. Dalam rangkaian wudhu salah satu kegiatan yang dilakukan adalah mencuci tangan.
Mencuci tangan saat wudhu dilakukan juga untuk memenuhi rukun wudhu. Mencuci tangan dalam wudhu dimaksudkan untuk menghilangkan kotoran atau najis yang menempel di tangan. Hal ini karena wudhu merupakan kegiatan bersuci yang diajarkan di dalam Islam.

5. Setelah Menggunakan Fasilitas Umum

Mencuci tangan juga dilakukan setelah menggunakan fasilitas umum. Hal ini karena fasilitas umum sering digunakan banyak orang. Fasilitas umum, seperti angkutan umum, toilet, dan fasilitas umum lainnya sering menjadi sarang kuman, bakteri, maupun virus. Agar tanagn terhindar dari kuman, bakteri, dan virus, mencuci tangan perlu dilakukan setelah menggunakan fasilitas tersebut.
Kegiatan mencuci tangan dilakukan dengan berbagai alasan. Pada umumnya perilaku mencuci tangan bertujuan untuk membersihkan bakteri atau virus. Namun, perilaku mencuci tangan sebenarnya tidak hanya untuk kebutuhan tersebut. Kebanyakan orang menginginkan tangan yang bersih atas dasar kenyamanan diri atau agar tagan tidak bau. Terkadang, orang menilai bahwa tangan yang bersih dapat menunjukkan kepribadian seseorang.

B. Manfaat Mencuci Tangan

Mencuci tangan meskipun hanya sebentar banyak sekali manfaatnya. Hal ini karena tangan adalah bagian tubuh yang sering menyebarkan infeksi. Dengan mencuci tangan, bakteri dan virus penyebab infeksi yang menempel di tangan dapat dihilangkan. Jadi, kegiatan mencuci tangan selain dapat menghilangkan kotoran juga dapat mencegah berbagai macam penyakit.

1. Menghilangkan Kotoran

Tangan akan terkena kotoran setelah melakukan berbagai aktivitas. Jika tangan kotor digunakan untuk menyentuh organ-organ tubuh, kotoran yang mengandung kuman tersebut dapat masuk ke dalam tubuh. Oleh karena itu, mencuci tangan sangat dianjurkan untuk menghilangkan kotoran.

2. Mencegah Penyakit

Cuci tangan merupakan salah satu tindakan yang mudah dan murah untuk mencegah penyebaran penyakit. Hal ini karena tangan menjadi perantara masuknya berbagai penyakit ke dalam tubuh. Tangan kotor digunakan untuk memegang mulut, hidung, atau organ lain, maka dengan mikroorganisme penyebab penyaki masuk ke dalam tubuh. Masuknya mikroorganisme ini dapat menyebabkan infeksi yang menimbulkan penyakit.
Berbagai penyakit dapat ditularkan melalui tangan. Influenza, diare, dan penyakit kulit merupakan contoh penyakit yang disebabkan oleh mikroorganisme yang menempel di tangan. Dengan membiasakan mencuci tangan diharapkan penyakit-penyakit tersebut dapat dicegah.

3. Menghilangkan Bakteri atau Virus dari Tangan

Berbagai aktivitas manusia menyebabkan tangan mudah terkena bakteri atau virus. Oleh sebab itu, mencuci tangan sangat dianjurkan untuk menjaga kebersihan dan kesehatan. Hal ini karena tangan merupakan media yang cocok untuk menularkan penyakit.
Agar tangan bersih dari kuman, bakteri, atau virus, mencuci tangan dapat dilakukan menggunakan sabun. Bahan kimia yang terkandung dalam sabun dapat mematikan bakteri dan virus berbahaya.
Mencuci tangan merupakan kegiatan sederhana namun sangat bermanfaat. Mencuci tangan menjadi cara terbaik untuk menghindari penyakit. Pemahaman tentang pentingnya mencuci tangan harus senantiasa dilakukan agar masyarakat terhindar dari bahaya-bahaya yang timbul akibat tidak mencuci tangan.
Kesadaran masyarakat untuk mencuci tangan merupakan faktor yang memengaruhi berkurangnya resiko penyakit. perilaku hidup sehat ini dapat menurunkan angka resiko penularan penyakit. hal pertama yang harus dilakukan adalah membangun kesadaran dalam lingkungan keluarga. Salah satu kegiatan yang dapat dilakukan seperti menerapkan budaya disiplin mencuci tangan sebelum makan. Dengan membiasakan kegiatan ini di lingkungan keluarga maka akan terbawa sampai di lingkungan masyarakat.
Peran orangtua sangat berpengaruh terhadap kesadaran mencuci tangan pada anak. Kecenderungan mereka yang sering bermain di tempat-tempat kotor menjadi dorongan bagi orangtua untuk lebih memperhatikan kebersihan anak. Misalnya, anak suka bermain di pasir atau lumpur. Hal ini dapat menyebabkan tangan anak menjadi kotor. Untuk mengatasi hal ini orangtua harus menasehati anak agar membersihkan tangan setelah bermain.
Orangtua juga harus memperhatikan kebersihan tangan balita. Anak balita sering memasukkan makanan ataupun benda-benda lain ke dalam mulut. Hal ini mengakibatkan penyakit mudah masuk ke dalam tubuhnya. Oleh karena itu, orangtua harus selalu waspada untuk memperhatikan kebersihan tangan balitanya agar mereka terhindar dari berbagai penyakit.

4. Menciptakan Lingkungan Sehat

Banyak usaha dapat dilakukan untuk menciptakan lingkungan sehat. Salah satunya menghilangkan kebiasaan-kebiasaan kotor. Misalnya seseorang tidak meletakkan benda yang kotor di sembarang tempat. Meletakkan benda yang kotor di sembarang tempat dapat menyebabkan kotoran dan kuman berpindah ke tempat tersebut. Hal ini akan menyebabkan kuman menyebar kemana-mana, bahkan kuman akan berpindah ke makanan sehingga dapat menyebabkan penyakit.
Membiasakan mencuci tangan setelah melakukan berbagai macam kegiatan juga perlu dilakukan untuk menciptakan lingkungan sehat. Hal ini karena bakteri dan virus berbahaya dimana-mana. Hembusan udara serta kontak tangan dengan orang lain dapat menyebakan terjadinya pertukaran kuman. Bakteri dan virus berbahaya tersebut dapat dihilangkan salah satunya dengan mencuci tangan.
Selain untuk mencegah terjadinya penularan penyakit, mencuci tangan merupakan salah satu bentuk rasa syukur terhadap Tuhan. Manusia telah dikaruniai tangan yang baik oleh Tuhan. Oleh karena itu, wajib baginya untuk menjaga dan merawatnya. Dengan mencuci tangan, tangan menjadi bersih dan tubuh pun menjadi sehat.
Perlu diketahui bahwa pada dasarnya tangan setiap orang dapat ditempeli oleh bakteri. Namun, jumlah bakteri yang menempel pada tangan tiap orang berbeda-beda. Perbedaan itu dipengaruhi oleh perbedaan keasaman, faktor kebiasan mencuci tangan, produksi keringat, hormon, dan kebiasaan menggunakan produk kosmetik atau pelembab.
Jika diamati dengan mikroskop, diperkirakan ada ratusan bakteri yang menempel pada tangan manusia. Bahkan, jenis tersebut lebih banyak dan lebih beragam jika dibanding dengan bakteri yang ditemukan di siku, tangan dan usus. Akan tetapi, manusia tidak perlu khawatir akan karena tidak semua bakteri berbahaya menempel di tangan. Dengan mencuci tangan secara benar maka bakteri berbahaya di tangan dapat di minimalisir.

Itulah informasi seputar pentingnya mencuci tangan bagi kesehatan, semoga bisa memberikan manfaat bagi kita semua. Terima Kasih

Leave a Reply