Tahapan Siklus Hidrologi

Posted on

Tekpoin.com – Bumi ialah salah satu planet yang terdapat dalam susunan tata surya galaksi bima sakti. Planet bumi memiliki permukaan yang berbentuk daratan dan perairan. Jika dilihat dari luar angkasa bumi terlihat bulat dan memiliki banyak warna biru yang menandakan wilayah perairan.

Warna putih adalah pesisir, ombak-ombak pantai, dan kawasan salju, hijau menandakan wilayah hutan rindang dan coklat adalah daratan yang digunakan sebagai tempat tinggal manusia. Apabila dilihat dari kejauhan tersebut bumi akan tampak memiliki wilayah perairan lebih besar daripada daratan. Hal itu menandakan bahwa bumi ini kaya akan sumber daya alam berbentuk perairan baik lautan, danau, sungai maupun rawa-rawa.

Air adalah jenis sumber daya alam yang sangat penting di bumi. Bukan hanya bagi manusia, namun juga bagi semua makhluk hidup Ketersediaan air di daratan bumi dapat tetap terjaga karena adanya hujan. Hujan dapat tercipta karena adanya suatu mekanisme alam yang berlangsung secara siklus dan terus menerus.

Secara sederhana, siklus hidrologi terdiri dari 9 tahapan:

Evaporasi

Daur hidrologi dimulai dengan adanya evaporasi. Evaporasi adalah proses penguapan air yang ada di permukaan bumi karena adanya energi matahari. Sumbernya bisa bermacam-macam. Mulai dari perairan di laut, danau, sungai, bahkan tanah. Titik-titik air ini berubah menjadi uap air dan naik ke lapisan atmosfer.

Transpirasi

Selain berasal dari sumber air langsung, tumbuhan juga dapat melakukan penguapan. Fenomena ini dinamakan dengan transpirasi. Akar tanaman yang menyerap air, dipakai dalam proses fotosintesis, kemudian akan dikeluarkan melalui stomata.

Evapotranspirasi

Evapotranspirasi merupakan gabungan antara evaporasi dan transpirasi. Artinya, terjadinya penguapan air yang berada di permukaan bumi.

Sublimasi

Tempat-tempat tertentu seperti kutub, atau tempat-tempat lain yang banyak mengandung lapisan es, akan mengalami proses yang dinamakan sublimasi. Sublimasi adalah perubahan es menjadi uap iar tanpa melewati fase zat cair.

Kondensasi

Uap-uap air tadi (baik mela;lui proses evaporasi, transpirasi, evapotranspirasi, dan sublimasi) akan naik menuju ke lapisan atmosfer. Semakin tinggi, dan, ketika berada di titik tertentu, uap-uap air ini akan berubah menjadi titik-titik air yang sangat kecil. Proses perubahan uap air menjadi cairan ini dinamakan kondensasi.

 

Titik-titik air ini kemudian berkumpul di udara dan menjadi awan. Semakin banyak kumpulan titik-titik airnya, semakin tebal pula awan yang akan terbentuk.

Adveksi

Awan yang sudah terbentuk di fase sebelumnya, kemudian akan berjalan menuju ke titik lain karena adanya arus angin atau perbedaan tekanan udara. Perpindahan awannya bisa bervariasi, Squad. Nah, proses pindahnya awan ini disebut dengan adveksi. Adveksi membuat awan-awan bisa menjadi menyebar, atau justru berpindah tempat dari yang sebelumnya berada di atas lautan, menjadi ke daerah daratan.

Presipitasi

Awan yang telah mengalami adveksi, kemudian akan menurunkan hujan (presipitasi). Secara teoritis, pengertian presipitasi adalah proses mencairnya awan akibat pengaruh suhu udara yang tinggi.

 

Run Off

Air yang turun dari hujan akan jatuh ke permukaan bumi. Jika air tersebut jatuh ke sungai yang tinggi, misalnya. Maka air tersebut akan mengalir ke daerah yang lebih rendah sampai akhirnya menuju laut. Proses pergerakan air ini disebut run off.

Infiltrasi

Air-air yang jatuh hasil presipitasi, tentu tidak semuanya langsung mengarah ke danau, sungai, atau aliran air. Ada sebagian yang jatuh ke tanah, masuk ke dalam pori-pori, lalu merambat masuk menjadi air tanah. Proses masuknya air ke dalam pori-pori tanah ini yang disebut sebagai infiltrasi. Setelahnya, air-air yang ada akan kembali mengalami fase evaporasi, dan terjadi daur hidrologi kembali.

Baca juga : 

Jelaskan Apa itu Siklus hidrologi sedang….

Apakah yang dimaksud dengan Siklus hidrologi…

itulah Tahapan Siklus Hidrologi pada postingan kali ini, semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *